Selasa, 14 Januari 2014

Minum Teh Ini Picu Penyakit Batu Ginjal

TIDAK semua jenis teh memberikan dampak menyehatkan bagi tubuh. Minum teh hijau secara teratur memang membuat tubuh Anda sehat, tetapi bagaimana dengan teh hitam.
 
Ternyata, minum teh hitam dapat memberikan dampak yang negatif terhadap kesehatan. Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang timbul akibat minum teh hitam secara rutin, seperti dilansir Boldsky.

Meningkatkan racun
 
Dengan minum teh hitam setiap hari, Anda dapat meningkatkan jumlah racun yang ada dalam tubuh. Penyebabnya dari keracunan adalah alumunium, yaitu komponen aktif yang ditemukan dalam jumlah tinggi pada daun teh tua.

Picu batu ginjal
 
Salah satu efek buruk dari minum teh hitam adalah memicu pembentukan batu ginjal karena terdapat kandungan Oksalat. Senyawa ini memiliki kemampuan memengaruhi kesehatan ginjal jika dikonsumsi dalam skala besar.

Melemahkan sistem pencernaan
 
Jenis teh ini dipenuhi dengan senyawa tannin. Oleh karena itu, asupan teh hitam secara teratur dapat menyebabkan ketidakseimbangan sistem pencernaan dan diare. Selain itu, Anda juga bisa mengalami sembelit sebagai akibat dari efek negatif minum teh hitam teratur.

Masalah urin
 
Gangguan pada sistem kemih dari tubuh dapat terjadi sebagai akibat dari efek buruk dari minum teh hitam. Oleh karena kandung kemih menjadi berat, sehingga memicu rasa ingin sering buang air kecil.

Perlambat pembekuan darah
 
Konsumsi teratur teh hitam benar-benar dapat memperlambat pembekuan darah pada luka. Hal ini adalah salah satu efek negatif dari minum teh hitam teratur yang harus Anda waspadai.

Kanker kerongkongan
 
Ada peningkatan risiko mengembangkan kanker kerongkongan ketika Anda rutin minum teh hitam. Saluran ini yang menghubungkan perut dengan mulut, serta merupakan bagian yang sensitif terhadap perubahan suhu mendadak dan senyawa tannin pada teh hitam

DAFTAR ISI

5 Kegiatan Yang Baik Untuk Balita Hiperaktif

Saat anak menginjak usia balita, dimana mereka baru bisa berjalan dan berlarian kesana-kemari. Mereka akan cenderung tak bisa diam dan menjadi hiperaktif, seolah anak-anak ini memiliki banyak energi dan tak pernah merasakan lelah. Kondisi ini amat sangat normal terjadi pada balita karena mereka baru saja menemukan kebahagiaan karena dapat berjalan dan ingin menjelajahi segala sesuatu.
Saat bayi anda berubah menjadi seorang anak yang bisa berjalan dan berlarian di sekitar, sebagai orang tua, anda dituntut untuk bisa tetap menjaga dan membuatnya terlindungi tanpa menghilangkan keceriaannya dalam bereksplorasi. Saat anak anda memasuki fase ini, ketelitian dan kesigapan anda dalam mengawasi balita dituntut untuk lebih extra. Namun mengarahkan keaktifannya pada sebuah kegiatan yang bermanfaat tentu akan bermanfaat banyak untuk stimulasi otak dan membantu anak untuk mengubah energi mereka menjadi kegiatan yang lebih produktif dan positif.

Berikut adalah beberapa kegiatan yang baik untuk balita yang hiperaktif :

1.    Berolahraga
Untuk anak-anak yang hiperaktif, kegiatan fisik akan sangat bermanfaat, selainenerginya dapat tersalurkan, olahraga juga bisa dijadikan sebagai media untuk menstimulasi otaknya. Untuk itu, ajarkan anak untuk belajar satu olahraga seperti skating, sepakbola, bersepeda atau berenang. Pada umumnya, anak-anak akan menyukai olahraga berenang karena kegiatan ini dilakukan di dalam air yang akan membuat anak riang dan gembira. Namun tentunya, selalu pastikan jika anda memberikan peralatan keselamatan yang tepat untuknya.

2.    Bermain Diluar Ruangan
Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa balita hiperaktif tidaklah bisa diam, biasanya mereka akan berjalan dan berlarian kesana kemari, menyentuh barang-barang yang akan membuat rumah menjadi berantakan. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk sesekali mengajak mereka bermain di luar seperti taman bermain atau playground. Selain itu, kegiatan bermain di luar ruangan akan lebih baik untuk anak yang hiperaktif, dengan begini ekplorasi anak menjadi lebih luas. Namun tentunya, tetap dalam kondisi yang memungkinkan serta cuaca yang baik agar tidak beresiko sakit untuk anak-anak.

3.    Seni Kerajinan
Keluhan yang paling banyak disuarakan oleh para orang tua yang memiliki anak hiperaktif adalah sulitnya membuat balita hiperaktif untuk bisa duduk manis dan diam di suatu tempat. Untuk mengatasi hal ini, salah satu kegiatan yang akan membuat anak tertarik untuk bisa duduk dengan manis adalah lewat seni kerajinan. Banyak seni yang bisa dikenalkan pada balita termasuk bermain drum atau kegiatan membuat kerajinan origami yang akan membuat anak lebih tertarik dengan kreasi dari kertas warna. Seni kerajinan adalah salah satu kegiatan paling baik untuk anak-anak yang hiperaktif karena hal ini juga mampu meningkatkan 
kecerdasan otaknya.

4.    Kelas Menari
Belajar menari bisa dilakukan oleh siapa saja termasuk anak balita. Bukan hanya terbatas anak perempuan saja yang bisa mengikuti kelas tari, anak laki-laki juga bisa diikut sertakan pada kelas tari khusus laki-laki atau kelas campuran. Untuk itu, jika anda sering melihat si kecil menari-nari atau menyukai tarian. Kelas menari bisa menjadi media yang baik untuk menyalurkan bakat yang dimilikinya. Menari akan meningkatkan postur dan fleksibilitas tubuh anak. Selain itu kegiatan ini juga membantu kalori dalam tubuh mereka terbakar dengan cepat dan dapat membuat mereka tidur lebih cepat.

5.    Latihan Fisik
Anak-anak yang hiperaktif cenderung memiliki energi yang lebih besar dibandingkan anak-anak lainnya. Untuk menyalurkan energinya kea ah yang lebih baik latihan fisik adalah cara yang baik. Hampir semua kelompok bermain saat ini memiliki latihan fisik yang terstruktur dengan baik. Untuk itu, tidak ada salahnya masukan anak ke kelompok bermain. Ketika anak-anak berada dalam sebuah kelompok, mereka akan cenderung lebih mudah untuk menuruti perintah. Selain itu, energi anak akan tersalurkan pada arah yang lebih baik, melalui kelompok bermain, kegiatan ini juga dapat mengajarkan keterampilan bersosialisasi dengan rekan-rekan seusianya dan bermain secara berkelompok.

Berikut adalah beberapa kegiatan untuk anak-anak hiperaktif. Mugkin masih banyak lagi cara-cara yang bisa dilakukan untuk balita hiperaktif yang dapat anda aplikasikan. Memasukan anak ke sekolah playgroup juga dapat dilakukan untuk mengarahkan energinya kearah yang lebih baik, karena pada dasarnya potensi yang dimiliki oleh anak hiperaktif sama potensialnya dengan anak-anak lain, hanya saja menghadapi anak hiperaktif akan sedikit lebih sulit dibandingkan dengan anak lainnya. Namun jumlah tingkat aktibitas yang baik bisa menandakan bahwa anak anda sehat.

Tips Menghadapi Anak Introvert Dan Membantu Mereka Keluar dari “Zonanya”

Kepribadian dan kehidupan psikologis setiap anak memang berbeda-beda. Sebagian anak mungkin tumbuh dengan kepercayaan diri dan keberanian yang tinggi, sementara sebagian lain mungkin lahir dengan kecenderungan pribadi yang introvert. Kepribadian introvert bukanlah sebuah penyakit, melainkan kondisi psikologis dimana seorang anak lebih pendiam dan cenderung menutup dan menarik diri dari lingkungannya.

Pada kebanyakan kasus yang dijumpai, biasanya anak introvert memiliki kesulitan dalam kehidupan bersosialisasi karena mereka tidak memiliki rasa keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi sebagaimana yang dimiliki oleh anak-anak ekstrovert. Selain itu, beberapa criteria seperti, anak yang biasanya menjawab pertanyaan secara singkat, enggan mengungkapkan isi hatinya, cenderung lebih pendiam dibandingkan dengan teman-temannya, dan lebih suka mengamati orang berbicara dibandingkan ketika mereka menjadi pusat perhatian. Anak dengan kreteria ini termasuk kedalam kategori anak introvert.

Sebagai orang tua, sudah seharusnya anda bisa mengenali dan memahami bagaiamana kepribadian anak. Setiap anak diciptakan berbeda dan mereka memiliki bakatnya masing-masing. Kendati demikian, anda sebagai orangtua yang memiliki anak introvert, memaksakan anak untuk berperilaku layaknya anak ekstrovert tidak dibenarkan. Karena hal ini hanya akan membuat anak tertekan. Menghadapi anak-anak dengan kepribadian introvert memang sangat membingungkan bagi para orang tua.

Beberapa tips berikut mungkin akan membantu anda dalam menghadapi dan membantu mereka keluar dari “zona” introvertnya.

1.    Kenalkan Anak Pada Lingkungan
Pada dasarnya anak yang introvert memiliki kecenderungan sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Untuk itu, ajak dan kenalkan mereka pada lingkungannya secara bertahap. Seperti salah satunya mengajaknya ikut serta saat mengunjungi tetangga. Saat dikenalkan dengan orang lain, anak introvert mungkin hanya akan bersembunyi dibalik tubuh ibu mereka, namun hal itu wajar. Dengan perlahan, jika anda terus membiasakan mengajaknya menjumpai orang lain, maka keberanian akan sedikit demi sedikit tumbuh.

2.    Kembangkan Bakatnya
Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda, jadi coba perhatikan apa bakat anak anda. Biasanya anak-anak dengan kepribadian introvert lebih senang menjadi orang ‘dibelakang layar’. Sehingga tak heran jika melukis atau bermain piano akan menjadi hal yang lebih diminati oleh anak-anak introvert dibandingkan dengan hobi menyanyi atau menari. Olehkarena itu, janganlah sesekali terlalu memaksanya untuk menjadi seorang penampil karena hal ini akan membuat mereka tertekan. Berikan mereka kesempatan untuk menekuni dan mengembangkan apa yang diminatinya. Hal ini akan menjadi kunci untuk membantu anak introvert. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak introvert dan juga mengurangi pribadi mereka yang introvert tersebut.

3.    Berikan Kebebasan Memilih
Biasanya anak introvert tidak banyak bicara dan tak banyak menuntut. Mereka cenderung akan menerima apa yang diberikan atau dipilihkan oleh orang tua mereka. Namun, jika kebiasaan ini terus dibiarkan, maka perlahan anak akan kehilangan dorongan dan inisiatifnya. Untuk mengurangi kemungkinan ini terjadi, cobalah berikan mereka kesempatan untuk memilih. Misalkan, meminta anak untuk menentukan makanan apa yang hari ini ingin mereka makan. Pilihan seperti ini akan melatih anak introvert untuk menentukan sendiri apa yang yang mereka inginkan dan membuat mereka tak lagi menjadi pribadi yang selalu pasrah pada keadaan.

4.    Bangun Kepercayaan Dirinya Dengan Pujian
Meskipun anak introvert cenderung pendiam dan tak banyak menuntut, namun mereka tetaplah anak-anak. Mereka juga akan senang bila diberikan pujian. Untuk itulah, berikan pujian dan penghargaan kecil pada setiap pencapaiannya. Misalkan saat ia mendapatkan nilai yang baik, pujilah mereka. Dengan memuji sama halnya dengan membangun kepercayaan diri anak. Jika kepercayaan diri anak tumbuh maka, pribadinya yang introvert akan sedikit berkurang.

5.    Buatlah Waktu dan Ruang Khusus Dengan Anak
Anak-anak dengan kepribadian introvert akan sulit mengungkapkan perasaan mereka dihadapan orang lain, mereka akan cenderung menyembunyikan apa yang ingin mereka katakan. Inilah salah satu hal yang membuat anda kerap kali bingung bagaimana menghadapi mereka. Untuk itu, jika anda ingin anak introvert berbicara tentang isi hatinya, buatlah waktu khusus antara anda dengan si anak. Kemudian bawa ia ke ruang atau tempat yang tenang dan sepi, ajak ia berbicara tentang sekolah dan teman-temannya. Dengan begini, anda akan tahu apa yang ia alami dan rasakan. Tak perlu orang lain untuk mendengarkan isi hatinya, cukup anda dan anak saja, agar ia lebih leluasa dan merasa nyaan jika berbagi dengan orang yang dekat dengannya.
Berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi anak dengan kepribadian introvert. Selain cara untuk menghadapinya, anda juga tentu ingin membuat mereka keluar dari ‘zona’ tersebut. Agar anak mudah bergaul dan memiliki banyak teman sehingga masa kecilnya akan ceria dan bahagia.

Berikut adalah beberapa cara mudah membantu anak keluar dari ‘zona introvertnya’.

1.    Mendorong Anak Untuk Tampil
Salah satu cara membantu anak keluar dari zona introvertnya adalah dengan mendorongnya untuk berani tampil. Seperti tampil mengemukakan pendapat dan menyampaikan ketidaksetujuannya. Mendorong anak bukan berarti memaksanya dengan keras untuk berani, sebagaimana dijelaskan diatas bahwa tindakan memaksa anak introvert untuk menjadi seorang penampil tidak dibenarkan karena akan membuatnya tertekan. Dengan mendorong dan mendukung anak untuk berani akan membuatnya menjadi lebih percaya diri.

2.    Jangan Terlalu Over Protective
Mengawasi anak memang tidak ada salahnya, karena sangat wajar apabila orang tua merasa khawatir pada anak sehingga selalu ingin melindungi dan tidak ingin jika anaknya tersakiti. Namun, anda juga harus tahu kapan waktu anda membantunya dan kapan anda harus membiarkan anak mengatasi masalahnya sendiri. Sikap over protective yang ditunjukan orang tua hanya akan membaut anak terus tergantung dan tidak mandiri.
Berikut adalah beberapa cara yang sebaiknya anda lakukan untuk membantu anak introvert keluar dari zonanya. Membantu anak introvert untuk menjadi pribadi yang lebih terbuka, memang bukanlah perkara yang mudah. Waktu dan kesabaran adalah dua hal paling penting yang harus anda lalui. Amat penting bagi anak jika orang tua selalu ada saat mereka membutuhkan anda dan disetiap tahap yang berhasil mereka lalui. Untuk itu, tak ada salahnya berikan penghargaan atau pujian pada anak, sehingga mereka bisa lebih percaya diri dan tak takut lagi untuk lebih terbuka dan mengemukakan pendapatnya bahkan dihadapan orang banyak.

Tidak semua anak introvert mengalami kesulitan bersosialisasi, mereka hanya akan merasa lebih senang saat mereka sendiri dan menikmati kesendiriannya. Jadi sebaiknya jangan memandang bahwa anak introvert adalah anak yang memiliki kekurangan. Karena pada dasarnya mereka sama saja seperti anak lainnya yang memiliki bakat dan potensi diri. Namun sebelum itu, ada baiknya jika ketahui terlebih dahulu bagaimana karakter dari anak introvert tersebut. Dari sana cara-cara untuk membantu mereka keluar dari zona introvert tersebut akan lebih mudah anda ketahui.

Kenali Bahasa Tubuh Bayi


Bayi memiliki cara tersendiri untuk dapat memberitahu apa yang sedang dialami dan diinginkannya meskipun terkadang sebagai orang tua tidak mengerti isyarat yang diberikan oleh bayi anda. Faktor inilah yang membuat orang tua serba salah hingga menyebabkan baby blues pada ibu baru. Salah satu contoh yang seringkali terjadi yaitu ketika bayi anda menangis tanpa sebab bahkan hingga 10 menit tanpa berhenti. Padahal ketika di cek, kondisi bayi anda sehat dan tidak buang air besar ataupun buang air kecil. Lalu kenapa bayi anda menangis? Perlu anda ketahui bahwa dengan tangisan bayi dapat memberikan isyarat pada anda, baik ketidaknyamanan hingga ancaman yang sedang dialaminya. Oleh karena itu penting bagi anda untuk mengenali bahasa tubuh bayi sehingga membuatnya dalam kondisi nyaman.

Setiap orang tua cepat maupun lambat akan memberita tahu kebutuhan bayi, baik dari suara tangisan, gerakan kaki, gerakan tangan dan gerakan tubuh lainnya. Bahasa tubuh bayi merupakan alat komunikasi bayi dengan orang dewasa, baik anda sebagai orang tuanya atau pengasuhnya. Riset yang dilakukan bahwa bayi mampu berbicara lewat bahasa tubuh seperti yang dilakukan tahun 2000, setahun telah penelitian diterbitkan buku yang berjudul The Secret of Baby Whisperer dimana dalam buku ini menuliskan bahwa bayi mengungkapkan kondisi dan keinginannya sebelum menangis. Bayi anda sudah dapat memberikan tanda-tanda baik berupakan gerakan tangan, kaki maupun kepala. Sehingga ketika orang tua atau pengasuh tidak paham maka bayi anda cenderung akan menangis.

Dalam kurun waktu yang tidak lama, buku yang membahas mengenai bahasa tubuh bayi diterbitkan bahkan diantaranya adalah buku yang berjudul The Secret Languange of Babies, kemudian Baby and Toddler Body Languange Phrasebook. Dengan dukungan dari riset tersebut akan membantu anda dalam memahami bahasa tubuh yang dikomunikasikan bayi untuk anda pahami. Adapun beberapa contoh bahasa tubuh yang dapat anda pahami adalah sebagai berikut :

1.  Bayi meringis ,mengangkat perut bahkan cenderung gelisah sambil meringkuk dapat dialami oleh bayi yang mengalami gangguan pada perut. Perlu anda ketahui bahwa tangisan sakit pada bayi berbeda, biasanya menangis dengan suara yang melengking kemudian berhenti sebentar dan menangis lagi. Penanganannya, apabila bermasalah dengan bagian perut maka anda dapat meredakan tangisan bayi, dan berikan pelukan yang hangat, berikan pertolongan berupa minyak telon pada perut bayi. Sedangkan apabila tetap menangis anda dapat segera membawanya ke dokter.

2.  Ketika kaki bayi anda menendang-nendang seolah bayi anda ingin berlari ketika menemukan suasana atau orang baru maka artinya sedang mencari perhatian orang sekitarnya. Sebagai orang tua cara menanggapinya yaitu dengan menangkapi sikap yang antusias sehingga tendangan kaki akan membantu bayi untuk menguatkan otot tungkai yang diperlukan kemudian anda dapat memberikan benda atau sesuatu yang membuat bayi anda antusias. Jangan lupa, tatap wajah bayi anda seakan akan anda mengerti dengan apa yang bayi anda pikirkan.

3. Ketika bayi anda melengkungkan punggung seolah menjulurkan tangan sambil menangis. Ini artinya bayi anda sedang merasa sendirian, sedih. Kondisi ini juga dapat menandakan bahwa bayi anda merasakan sakit badan. Anda juga dapat mengamati apabila bayi anda menangis dan melengkungkan punggung sesaat setelah makan artinya terjadi refluks atau berbaliknya isi lambung. Cara menanggapinya tenangkan dia semampu anda. Sehingga butuh waktu yang lama untuk menenangkannya. Anda dapat menenangkan dengan keadaan yang baik yaitu dengan membuat bayi anda kenyang, popoknya kering dan juga tidak mengalami sakit.

4.  Ketika bayi mengusap wajah dan juga matanya artinya dia mencoba memikat hati orang disekitarnya untuk melakukan permainan ciluk ba. Sedangkan apabila terjadi di waktu tidur, ditandai dengan keadaan menangis artinya bayi anda menginginkan tertidur. Cara untuk menanggapinya anda dapat membaca kondisi terlebih dahulu jika tidak terjadi di jam yang seharusnya bayi tertidur berarti bayi anda sedang ingin bermain, ajak bermain dan membuatnya bergembira. Cara lain menanggapinya yaitu membacakan cerita pendek atau bernyanyi sehingga bayi anda terlelap tidur.

5.  Ketika bayi anda menangis mendapatkan gangguan kecil saja sudah merengek, kondisi ini dapat menandakan bahwa bayi anda sedang kelelahan. Cara yang dapat anda lakukan adalah dengan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang bersih dan kering. Usahakan menghindari suasana yang bising dan juga terlalu dingin atau panas, berikan usapan yang lembut di punggung bayi anda. Sehingga setelah bayi anda tertidur akan kembali riang dan tidak merasakan kelelahan kembali.


Dengan demikian tidak ada alasan untuk anda tidak mengenali bahasa tubuh bayi anda. Bacalah gerakan tubuh bayi anda seperti anda sedang mendalami sebuah alur di sebuah buku, anda butuh kesabaran. Persiapkan pancaindra anda untuk dapat memahami pesan yang diberikan oleh bayi anda.

Kamis, 09 Januari 2014

Minuman Soda Memicu Kelahiran Prematur?




Saat hamil, kita pasti diberi sejumlah daftar makanan yang harus dipantang. Yang paling populer (untuk dilarang) pastilah durian, nenas, makanan pedas, kopi, minuman bersoda, juga daging kambing. Ada pula yang mengatakan, konsumsi kopi atau teh masih diperbolehkan asalkan dibatasi.

Namun, penemuan terbaru mungkin akan mengubah rekomendasi mengenai berapa banyak minuman tersebut, khususnya soda, yang boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Menurut studi yang melibatkan 60.000 ibu hamil di Denmark, mengonsumsi soft drink yang mengandung pemanis buatan dapat meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur. Penemuan ini didapatkan setelah mengamati pola makan ibu hamil sejak usia kehamilan 25 minggu. Dari pengamatan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa 5 persen perempuan harus menjalani persalinan prematur pada usia kehamilan 37 minggu, bahkan bisa lebih awal.

Uraian mengenai ibu hamil yang melahirkan lebih cepat dan berapa banyak diet soda yang mereka konsumsi tampaknya cukup mengejutkan. Jika ibu hamil tersebut minum satu minuman bersoda dengan pemanis buatan dalam sehari, kecenderungan persalinan prematur akan terjadi sebesar 38 persen daripada mereka yang tidak meminum diet soda sama sekali selama kehamilan. Sementara itu, mereka yang minum empat diet soda atau lebih dalam sehari kecenderungan melahirkan bayi prematur meningkat jadi 80 persen.

Fakta ini cukup mengkhawatirkan, tetapi penelitian ini juga dipandang sedikit kontroversial. Bayangkan bila satu (atau empat) konsumsi minuman berkola setiap hari ternyata bisa memengaruhi peluang bayi di dalam kandungan untuk berkembang sepenuhnya. Sebagian menyatakan bahwa penemuan ini masih perlu penelitian lebih lanjut, mengenai bagaimana faktor-faktor obesitas berkaitan dengan konsumsi soda tersebut selama kehamilan. Kemudian, bagaimana perbandingannya dengan risiko yang lebih umum dalam melahirkan bayi prematur.

Nah, menurut para peneliti dari studi ini, pemanisnyalah yang perlu disalahkan, bukan sodanya. Ada bukti tidak langsung yang menghubungkan aspartam (kandungan dalam pemanis buatan) dengan kelahiran prematur pada binatang. Peneliti juga tidak menyebutkan merek pemanis tertentu dan sepakat bahwa mungkin ada faktor-faktor lain yang memengaruhi.

Sekadar informasi, dalam label kemasan makanan atau  minuman, pemanis buatan punya nama lain, seperti saccharin, sucralose, acesulfame K, dan aspartame. Sumber lain, meskipun belum didukung bukti ilmiah, mengatakan bahwa aspartam bisa meningkatkan risiko kanker, juga gejala alzheimer, lupus, multiple sclerosis, dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Food and Drug Administration (FDA) juga menyatakan bahwa orang yang sensitif dengan senyawa dalam aspartam juga akan mengalami sakit kepala dan kelelahan jika mengonsumsinya.

Meskipun ada hal-hal yang belum terbukti secara ilmiah, tidak ada salahnya ibu hamil mempertimbangkan hasil penelitian ini. Akan lebih baik apabila Anda berkonsultasi langsung dengan dokter, bagaimana bahan-bahan di dalam minuman soda yang membuatnya terasa manis itu bisa memengaruhi kesehatan janin dan kesehatan Anda.